Evaluasi Kinerja Tingkat Pelayanan Gudang dan Dermaga Pelabuhan Manado

Authors

  • Eirene Korobu Universitas Katolik De La Salle Manado Author
  • Ferry Wantouw Author
  • Fenny Moniaga Author
  • Ramon Rumambi Author
  • Hence Roring Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/jitie.v1i2.9

Keywords:

Dermaga, Evaluasi Kinerja, Gudang, Pelabuhan Manado, Tingkat Pelayanan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional Pelabuhan Manado selama tahun 2024, yang mencakup aspek pelayanan kapal, arus bongkar muat barang, serta pemanfaatan fasilitas pelabuhan. Pelabuhan Manado merupakan salah satu simpul penting dalam sistem transportasi laut di Sulawesi Utara, terutama dalam menghubungkan wilayah kepulauan seperti Sangihe dan Talaud. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode campuran, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan indikator standar kinerja operasional pelabuhan seperti Waiting Time (WT), Approach Time (AT), Berthing Time (BT), Effective Time (ET), Berth Throughput (BTP), Shed Throughput (STP), Berth Occupancy Ratio (BOR), dan Shed Occupancy Ratio (SOR). Sementara itu, pendekatan kualitatif digunakan untuk memperkuat analisis dengan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator kinerja operasional Pelabuhan Manado telah memenuhi atau bahkan melampaui standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Rata-rata Waiting Time kapal tercatat sebesar 0,5 jam, lebih cepat dibandingkan standar 1 jam. Nilai BTP dan STP tergolong dalam kategori baik, yang mencerminkan kelancaran proses bongkar muat serta efisiensi penggunaan fasilitas pelabuhan. Tingkat pemanfaatan dermaga dan gudang juga menunjukkan efisiensi yang memadai, meskipun masih terdapat ruang untuk optimalisasi di masa mendatang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan pertimbangan bagi pihak pengelola pelabuhan dalam menyusun strategi peningkatan layanan, serta mendorong pengembangan pelabuhan secara berkelanjutan dan efisien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldinoman, K., & Putra, A. A. (2023). Evaluasi kinerja Pelabuhan Nambo Wilker Lawele sebagai simpul utama distribusi aspal Buton. Jurnal Manajemen Rekayasa, 2(1), 45–55.

Aldinoman, A., Musa, M. I., Yuniati, A., & Sumarlin. (2023). Analisis kinerja fasilitas pelabuhan dalam mendukung distribusi aspal Buton di Pelabuhan Nambo. Jurnal Transportasi Indonesia, 45(2), 101–112.

Amin, M., Rahman, A., & Yusran, M. (2021). Port performance and regional economic growth: Evidence from Indonesian maritime logistics. Journal of Maritime Transport Studies, 12(1), 45–58.

Herlambang, A., Pratama, A., & Yusuf, M. (2023). Connectivity of regional ports in Indonesian archipelagic logistics network. Maritime Policy & Management, 50(3), 389–405.

Hijah, S. N., Evayanti, R., & Fikri, H. (2023). Evaluasi penurunan kinerja Pelabuhan Laut Lembar Kabupaten Lombok Barat. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(3), 977–986. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i3.2627

Lam, J. S. L., & Notteboom, T. (2022). The greening of ports: A global review of sustainability practices and future challenges. Maritime Economics & Logistics, 24(4), 654–673.

Moniaga, F. (2018). Konsep sustainable development dalam pengelolaan wilayah laut dan pulau kecil di Indonesia. Jurnal Wilayah Pesisir, 6(1), 21–32.

Moniaga, F. (2018). Konsep sustainable development wilayah laut dan pulau di Sulawesi Utara. Jurnal Realtech.

Notteboom, T., & Rodrigue, J.-P. (2022). Port performance evaluation: A strategic approach to modern port management. Transport Reviews, 42(3), 289–309.

Notteboom, T., & Rodrigue, J.-P. (2022). Port performance measurement and strategic port planning. Journal of Transport Geography, 98, 103–122.

Nugroho, A., & Purnomo, Y. (2022). Port service quality and supply chain efficiency: Evidence from Indonesian inter-island transport. Journal of Supply Chain and Maritime Logistics, 3(2), 77–91.

Putra, D., & Utami, S. (2023). Efficiency analysis of non-container ports in Indonesia using DEA approach. Asian Journal of Maritime Research, 8(1), 41–52.

Putra, R. D., & Utami, W. (2023). Measuring operational efficiency of non-container ports in Indonesia using DEA approach. International Journal of Maritime Economics, 8(1), 22–34.

Rumambi, R. (2018). Analisis kinerja dermaga dan gudang Pelabuhan Manado. Jurnal Transportasi dan Logistik, 7(2), 88–97.

Song, D., & Wu, L. (2021). Sustainable port development: A comprehensive review. Ocean & Coastal Management, 209, 105–137.

Uguy, C. Y., Sendouw, T. K., & Rumayar, A. L. E. (2015). Evaluasi kinerja operasional Pelabuhan Manado. Tekno, 13(64), 1–9.

Uguy, E., Moniaga, F., & Wantouw, F. (2015). Evaluasi operasional pelayanan kapal di Pelabuhan Manado. Jurnal Sipil dan Infrastruktur, 4(2), 65–74.

Wantouw, F., Moniaga, F., & Rori, R. (2021). Analisis peningkatan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur Pelabuhan Manado. Jurnal Manajemen Transportasi Laut, 9(1), 33–42.

Widyah, F., Prasetyo, D. A., & Kurniawan, T. (2022). Efficiency analysis of Indonesian ports using Data Envelopment Analysis. Journal of Shipping and Trade, 7(1), 1–15.

Widyah, S., Haryanto, E., & Dewi, K. (2022). Port efficiency measurement using Data Envelopment Analysis: A case of Indonesian Eastern Ports. International Journal of Maritime Systems, 11(3), 145–159.

Published

2025-12-07

How to Cite

Evaluasi Kinerja Tingkat Pelayanan Gudang dan Dermaga Pelabuhan Manado. (2025). Journal of Interdisciplinary Technologies, Informatics, and Engineering, 1(2), 36-42. https://doi.org/10.71417/jitie.v1i2.9

Most read articles by the same author(s)