Analisis Numerik Perilaku Kolom Pipih dan Kolom Persegi pada Bangunan Bertingkat
DOI:
https://doi.org/10.71417/jitie.v1i1.14Keywords:
Fek P-Delta, Ketidakberaturan Struktur, Kolom Persegi, Kolom Pipih, Story DriftAbstract
Penelitian ini membandingkan perilaku kolom persegi dan kolom pipih dengan luas penampang setara pada gedung 4 lantai berdenah 16×16 m melalui analisis numerik. Evaluasi mencakup simpangan antarlantai (story drift), gaya dalam aksial-lentur, efek P-Delta, serta potensi ketidakberaturan struktur mengacu pada ketentuan SNI. Pemodelan global rangka ruang 3D dan verifikasi kapasitas penampang beton bertulang dilaksanakan secara numerik, sedangkan respons gempa dinilai menggunakan spektrum respons rencana untuk kelas situs SC di wilayah BSD. Dua alternatif penampang diuji, yaitu kolom persegi 400×400 mm dan kolom pipih 300×533 mm. Hasil menunjukkan keduanya memenuhi persyaratan kode: tidak teridentifikasi ketidakberaturan vertikal, simpangan antar lantai berada dalam batas aman, dan efek P-Delta kecil. Secara struktural, kolom persegi memberikan respons lateral yang lebih simetris sehingga distribusi momen-geser lebih merata dan kebutuhan detailing relatif sederhana. Sebaliknya, kolom pipih memperlihatkan sifat kekakuan anisotropik dengan arah pengendali yang jelas sehingga menuntut jumlah tulangan lebih besar dan kekangan lebih rapat. Pada studi kasus ini, perbandingan kebutuhan detailing menunjukkan kolom persegi memadai dengan 12D19 dan sengkang 3D10-100 (tumpuan) serta 2D10-100 (lapangan), sedangkan kolom pipih memerlukan 16D19 dengan sengkang 2D10-75 (sumbu lemah) dan 3D10-75 (sumbu kuat) di tumpuan serta 2D10-100 di lapangan. Kesimpulannya, kolom pipih layak dipilih bila pertimbangan arsitektural menuntut profil ramping, sementara kolom persegi menawarkan perilaku yang lebih seimbang dengan detailing lebih sederhana.
Downloads
References
Afrida, S. N., & Trimurtiningrum, R. (2023). Perbandingan perilaku struktur baja sistem rangka bresing eksentris tipe Two Story-X dan Inverted-V. Jurnal Infomanpro, 12(1), 66–74.
Aplus.co.id. (2023). Struktur bangunan: Pengertian, jenis, dan komponen. https://www.aplus.co.id/news/struktur-bangunan-pengertian-jenis-dan-komponen/
Armalisa, A., & Aslinda. (2021). Metode crashing terhadap penambahan jam kerja optimum pada proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil Universitas Serang Raya, 1(1), 41–58.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019 Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019 Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1727:2020 Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain. Jakarta: BSN.
HIMTES BINUS. (2022, Juli 30). 2 jenis struktur bangunan yang perlu kamu ketahui! https://student-activity.binus.ac.id/himtes/2022/07/30/2-jenis-struktur-bangunan-yang-perlu-kamu-ketahui/
Ilhamid, T., & Anufia, B. (2019). Resume: Instrumen pengumpulan data (pp. 1–20). Sorong: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Irsyam, M., Hendriyawan, H., & Widodo, D. (2020). Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia 2019. Jurnal Geoteknik Indonesia, 7(2), 45–58.
Lestari, D. P., & Suwandi, A. H. (2023). Evaluasi kinerja sistem rangka pemikul momen khusus pada struktur beton bertulang terhadap beban gempa kuat. Jurnal Teknik Sipil dan Infrastruktur, 9(1), 12–21.
Nursani, R., Huseinny, M. S. A., & Suwandy, A. H. (2022). Analisis perbandingan perilaku struktur gedung dengan kolom komposit dan kolom non komposit. Jurnal Teknik Sipil, 18(2), 77–86.
Putra, A. G., Ramadhan, F., & Yusuf, M. (2021). Analisis kapasitas disipasi energi sistem SRPMK pada bangunan tinggi menggunakan ETABS. Jurnal Rekayasa Konstruksi, 10(3), 90–98.
Rama. (2022). Review struktur kolom (kolom pipih) pada bangunan lantai 2 proyek pembangunan Villa Z House [Tugas Akhir, Politeknik Negeri Bali]. Repository PNB. https://repository.pnb.ac.id/id/eprint/10206
Saragi, T. E., & Situmorang, R. U. A. (2022). Optimasi waktu dan biaya percepatan proyek menggunakan metode time cost trade off dengan alternatif penambahan tenaga kerja dan jam kerja (lembur) (Studi kasus: Pembangunan Gedung Convention Hall Kab. Deli Serdang). Jurnal Construct, 1(2), 53–69.
Suharwanto, E., & Nugroho, A. (2022). Mitigasi risiko kegempaan pada bangunan pendidikan di wilayah Yogyakarta. Jurnal Infrastruktur dan Bangunan, 8(2), 55–65.
Universitas Gadjah Mada. (2020). Analisis efisiensi kolom pipih terhadap gaya lateral pada bangunan bertingkat [Tesis]. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/197769
Universitas Nusa Cendana. (2023). Analisa perilaku struktur bangunan dengan variasi bentuk kolom pipih [Skripsi]. http://skripsi.undana.ac.id/index.php?p=show_detail&id=5629
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aryandhika Putra Samudra, Firdian Muhtar Yusuf, Muhamad Rusli Ahyar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












